Isunomic-Efek pengumuman turun kasta terhadap bursa saham kita dari MSCI ternyata masih berlanjut. Pada sesi I perdagangan hari ini, Senin (19/10/2026), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun sebanyak 261,8 poin atau 5,05% ke posisi 4.923, menjebol benteng pertahanan terakhir indeks di level 5.000.

Penurunan IHSG dipengaruhi juga oleh aksi jual yang meluas pada saham-saham big cap, seperti BBCA, BBRI, dan BMRI. Aksi jual itu membuat harga saham-saham tadi berguguran.

BBCA misalnya, turun 355 poin atau 6,86% ke posisi Rp4.820. Begitu pula saham BMRI yang turun 2,65% ke level Rp3.300, dan saham BBRI turun 6,82% ke angka Rp2.460.