Isunomic - Survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO) memperlihatkan 52 persen responden tidak puas dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto. Pandangan ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, dalam acara bertajuk Refleksi Dua Tahun Kinerja Kabinet Merah Putih.

Dijelaskan Dedi berdasarkan temuan survei, 39 persen reponden mengaku mengetahui program MBG meski bukan penerima manfaat. Sedangkan 24 persen lainnya mengaku mengetahui sekaligus menerima program tersebut. Hanya sekitar 2 persen reponden yang menyatakan tidak mengetahui keberadaan program itu.

"Mengenai tingkat kepuasan terhadap MBG, mayoritas responden memberikan penilaian negatif. Selain 52 persen menyatakan tidak puas, terdapat 12 persen responden menyatakan puas dan 9 persen lainnya merasa sangat puas terhadap program tersebut," ucap Dedi seperti dikutip, Senin (26/10/2026).

Menurut Dedi, gambaran survei tersebut menjadi cerminan kondisi yang terjadi saat ini terutama dengan perekonomian rakyat secara umum.

Survei IPO tersebut dilaksanakan secara nasional dengan metode Multi Stage Random Samplong. Sebanyak 1.200 responden dilibatkan dalam pengambilan data yang dilakukan secara acak dan bertingkat hingga level rukun tetangga (RT).

IPO menyebut survei tersebut memiliki margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden yang terlibat merupakan warga berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, serta tidak berasal dari keluarga yang masih aktif sebagai anggota TNI maupun Polri.