Ia menilai, alih teknologi perlu diwujudkan melalui keterlibatan langsung dalam pekerjaan, pelatihan, dan pendampingan teknis. Dengan kemampuan perawatan dan perbaikan yang memadai di dalam negeri, biaya dapat lebih efisien dan waktu perbaikan dapat dipersingkat.
Anita juga menegaskan bahwa pembangunan kapal yang menggunakan anggaran negara harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi perekonomian Indonesia. Pelibatan galangan nasional akan membuka pekerjaan bagi tenaga kerja dalam negeri sekaligus menggerakkan industri pemasok dan jasa pendukungnya.
“Uang rakyat yang digunakan untuk membangun kapal harus kembali manfaatnya kepada rakyat. Manfaat itu harus terasa melalui lapangan kerja, tumbuhnya usaha di dalam negeri, dan meningkatnya kemampuan industri kita,” tegasnya.