“Dengan status sebagai BUBU, kami memiliki ruang yang lebih luas untuk mengoptimalkan pengelolaan, mengembangkan layanan, serta merespons kebutuhan pasar dan masyarakat secara lebih cepat dan adaptif," ujarnya dikutip Minggu (4/10).
Pengelolaan secara mandiri tersebut menjadi bagian dari langkah strategis SDHI dalam mengoptimalkan pengelolaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengembangkan bandara secara adaptif dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari kawasan Selingkar Wilis, Bandara Internasional Dhoho Kediri memiliki posisi strategis dalam membuka akses dan menghubungkan berbagai potensi wilayah di Jawa Timur.
PT Surya Dhoho Investama (SDHI) adalah perusahaan yang terafiliasi atau anak perusahaan PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Sebanyak 99,99% saham SDHI dipegang oleh GGRM dengan menyuntikkan modal hampir Rp13 triliun.