Isunomic-Nasib indeks harga saham gabungan (IHSG) benar-benar nelangsa. Ya, pada penutupan perdagangan hari ini, IHSG turun sebesar 157,61 poin atau 2,59% ke posisi 5.936.
Selama sebulan IHSG sudah rontok 9,16% atau 598 poin. Pada 14 September IHSG masih bertengger di posisi 6.534
Hari ini, IHSG sempat dibuka di zona hijau pada level 6.109 dan menyentuh level tertinggi di 6.128. Sayangnya posisi itu tak bisa bertahan, sebab tekanan deras di pasar langsung menyeret indeks menembus level psikologis 6.000, sebelum akhirnya tersangkut menyentuh titik terendahnya di kisaran 5.917.
Terlemparnya IHSG dari level keramat di 6.000 akibat tekanan jual yang masif sepanjang perdagangan. Aksi jual itu imbas kuatnya salah satu sentimen yang datang dari dalam negeri (internal).
Sentimen itu adalah isu dan rumor investigasi sektor tertentu. Penegakan regulasi atau investigasi pada beberapa emiten berkapitalisasi besar (khususnya di sektor energi dan pertambangan) memicu kekhawatiran jangka pendek di kalangan investor retail maupun institusi.