Isunomic-Transformasi digital saat ini semakin menjadi bagian penting dalam perkembangan industri perasuransian, tidak hanya dalam aspek pelayanan kepada nasabah, tetapi juga mencakup pengelolaan dokumen hingga peningkatan kepercayaan dalam ekosistem perasuransian. Kondisi itu menuntut para profesional untuk terus meningkatkan kompetensi serta mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Abdul Rohman, Ketua Umum Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI), mengatakan,  perkembangan teknologi membawa perubahan dalam cara industri perasuransian menjalankan proses bisnis dan memberikan layanan. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari transformasi industri. 

β€œAPARI ingin menghadirkan ruang pembelajaran yang dapat memberikan inspirasi sekaligus memperkuat kesiapan para profesional dalam menghadapi perubahan,” kata Abdul Rohman, saat perayaan ulang tahun ke-33 APARI, dikutip Kamis (1/10/2026).

Abdul Rohman, menambahkan, APARI berkomitem untuk terus menghadirkan inspirasi melahirkan gagasan, memperkuat profesionalisme, mendorong inovasi, serta membangun kolaborasi mengubah gagasan menjadi kenyataan dengan berbagai pemangku kepentingan. Komitmen itu untuk  mendukung kemajuan industri kepialangan asuransi, khususnya dan industri perasuransian pada umumnya.