Isunomic-Memobilisasi modal swasta merupakan salah satu cara mempertegas komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama pembangunan multilateral.  Cara lainnya adalah percepatan implementasi program pembangunan, serta kebijakan pembiayaan yang selaras dengan kebutuhan dan kapasitas negara.

Menkeu menekankan pentingnya peran World Bank Group dalam mendorong investasi produktif dan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Lebih lanjut, Menkeu memaparkan tiga prioritas utama Indonesia dalam kerja sama pembangunan internasional, yaitu mobilisasi modal swasta melalui pembiayaan yang terjangkau dan investasi produktif.

“Percepatan persetujuan dan implementasi program pembangunan melalui penguatan kerja sama dengan World Bank Group dan penerapan kebijakan graduation yang tetap mempertimbangkan kepemilikan negara dan kesinambungan dukungan Pembangunan,” kata Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam The 57th Joint Governors Meeting di Bangkok, Thailand, Rabu kemarin (14/10). 

Menkeu Sua juga menegaskan bahwa di tengah dampak perubahan iklim dan bencana alam, aksi iklim serta kesiapsiagaan menghadapi krisis perlu dirancang secara praktis dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara. Indonesia mendukung implementasi Paris Agreement serta upaya adaptasi yang sejalan dengan ketahanan energi, keterjangkauan, daya saing, dan kesinambungan fiskal. 

"Bagi Indonesia, prioritasnya sudah jelas, pembiayaan yang menarik investasi produktif, implementasi yang menghasilkan lapangan kerja berkualitas, serta kemitraan yang terus berkembang seiring dengan kebutuhan negara," pungkas Menteri Keuangan.