Isunomic-Pemerintah akan melakukan gerakan besar-besaran guna menjaring warga miskin untuk mendaftar sebagai penerima program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT). Target jumlah warga yang diharapkan mendaftar sebanyak 48 juta kepala keluarga (KK), hingga Desember tahun ini.

Target pendaftar itu mendekati jumlah warga yang  berada di desil I hingga 5. Mereka yang berada di kategori miskin dan rentan itu jumlahnya mencapai 140 juta jiwa.

Nah saat ini pemerintah sedang memulai registrasi ulang penerima bantuan sosial untuk periode 2027 melalui Perlinsos Digital, portal terintegrasi berbasis web/online milik Kementerian Sosial (perlinsos.kemensos.go.id). Lewat portal ini warga diharapkan untuk melakukan pendaftaran, baik yang sudah menjadi penerima bantuan PKH dan BPNT maupun belum.  

"Digitalisasi bansos ini adalah untuk meregistrasi ulang dan memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk bisa mendaftar," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Nah agar banyak warga yang mendaftar di perlinsos digital, pemerintah mengajak seluruh unsur masyarakat untuk memperluas jangkauan registrasi dalam Gerakan #PeduliTetangga. Dalam gerakan itu, pendamping PKH, RT/RW, pemerintah daerah, serta masyarakat umum dapat menjadi Kawan Perlinsos dan membantu warga di sekitarnya mengakses Perlinsos Digital, termasuk ASN hingga TNI/Polri.

"Hari ini pemerintah menggerakkan seluruh kekuatan yang kita miliki, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, aparat dan pegawai pemerintahan, TNI Polri hingga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyukseskan registrasi perlinsos ini," kata Luhut Binsar Panjaitan, Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP).

Menurut Luhut, gerakan ini dilakukan agar bisa menjangkau masyarakat lebih banyak dan membuka akses seluas-luasnya. Sekaligus juga memastikan tak ada warga yang berhak menerima justru terlewat.

" Registrasi ini menjadi fondasi penting agar penyaluran bansos 2027 semakin tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan" ujar Luhut.

Hingga saat ini, Perlinsos Digital telah menjangkau sekitar 5,5 juta pendaftar. Jadi masih banyak pendaftar yang harus dikejar untuk mencapai target tadi. 

Perlu diketahui Registrasi melalui Perlinsos Digital tidak otomatis menjamin seseorang menerima bantuan sosial. Pemerintah tetap menentukan kelayakan berdasarkan hasil verifikasi, pemadanan data, dan kriteria yang berlaku pada setiap program. 

Masyarakat dapat melakukan registrasi mandiri melalui perlinsos.kemensos.go.id dengan menyiapkan NIK pada KTP, nomor meter PLN, serta mengikuti verifikasi wajah. Bagi warga yang membutuhkan pendampingan, Agen Perlinsos seperti Pendamping PKH, RT/RW, atau pun tetangga yang merupakan Kawan Perlinsos dapat membantu.

Soal duitnya bagaimana? Anggaran perlindungan sosial (perlinsos) dalam APBN 2027 disiapkan sebesar Rp549,9 triliun. Anggaran tersebut mengalami kenaikan sekitar 10% dibandingkan dengan alokasi pada tahun 2026.