Pada saat itu, Trans Airways memborong sekitar 10,88% saham Garuda (mencakup miliaran lembar saham) dari sejumlah sekuritas yang bertindak sebagai penjamin emisi (underwriter) saat Garuda pertama kali IPO. Transaksi besar ini dilaporkan bernilai sekitar Rp1,53 triliun dengan harga pembelian di kisaran Rp620 per saham.
Saat ini kepemilikan saham Trans Airways di Garuda sebanyak 7.316.798.262 lembar saham atau 1,80%. Selebihnya, paling banyak dikempit Danantara sekitar 95%.