Sementara itu, dalam risetnya  PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi menguat terbatas. Level support dan level resistance IHSG berada di rentang 6.000-6.270. 

“Potensi koreksi kembali terbuka,” tulis riset PT Pilarmas.

IHSG pada awal pekan ini akan dipengaruhi oleh kombinasi sentimen internal domestik dan eksternal global. Sentimen domestik berupa data makroekonomi menunjukkan perbaikan saat penjualan ritel Indonesia tercatat tumbuh 1,3% year-on-year (YoY) pada Agustus 2026, naik tipis dari bulan sebelumnya yang berada di level 1,1%. Pertumbuhan itu memberikan katalis positif bagi terjaganya daya beli domestik.