Munculnya volume beli pada akhir pekan lalu menunjukkan adanya aksi akumulasi pelaku pasar setelah tekanan jual mereda. Alhasil, indeks mampu bertahan kokoh di atas level psikologis 6.000.
Dari luar negeri, sentimen datang dari meredanya tensi geopolitik eksternal. Koreksi pada harga minyak dunia juga turut memberikan angin segar bagi stabilitas pasar keuangan global maupun regional Asia.